Minggu, 15 Desember 2019

Laporan tugas buat makalah bahasa Indonesia dengan baik

PENGARUH PERTERNAKAN SAPI PERAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI DESA GEGER
                                               MAKALAH 
Untuk Memenuhi Tugas Mata kuliah Bahasa Indonesia Yang dibina oleh Bapak Dr.H.IMAN BAEHAKI,M.Pd





Oleh;
Yoyok Zakaria Anshor
19312740

FAKULTAS PERTANIAN
JURUSAN ARGOTEKNOLOGI
UNIVERSITAS KADIRI
KEDIRI
2019


Kata Pengantar

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang dan Puji syukur kami panjatkan kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan Rahmat, Hidayah, dan Inayah-Nya sehingga kami dapat merampungkan penyusunan makalah tugas bahasa indonesia dengan judul "Pengaruh Perternakan Sapi Perah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Desa Geger" tepat pada waktunya.
  Penulisan makalah ini telah semaksimal mungkin kami upayakan dan didukung bantuan berbagai pihak, sehingga dapat memperlancar dalam penyusunannya. Untuk itu tidak lupa kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kami dalam pembuatan makalah ini.
  Namun tidak lepas dari semua itu, kami menyadari sepenuhnya bahwa masih terdapat kekurangan baik dari segi penyusunan bahasa dan aspek lainnya. Oleh karena itu, dengan lapang dada kami membuka selebar-lebarnya pintu bagi para pembaca yang ingin memberi saran maupun kritik demi memperbaiki makalah ini.
  Akhirnya penyusun sangat mengharapkan semoga dari makalah sederhana ini dapat diambil manfaatnya dan besar keinginan kami dapat menginspirasi para pembaca untuk mengangkat potensi yang ada pada daerahnya.


Kediri,1 Desember 2019


Penyusun




Abstrak
Pengolahan susu sapi di koperasi unit desa geger
Oleh :
yoyok zakaria anshor - 19312740 - Fak. Pertanian

Kabupaten Tulungagung khususnya Kecamatan Sendang Desa Geger ikut berperan dalam pemenuhan kebutuhan susu nasional. Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  faktor  apa  yang  paling  mempengaruhi perbedaan produktivitas susu setiap ekor sapi yang dihasilkan dari  usaha ternak sapi perah di Desa Geger. Populasi dalam  penelitian ini adalah peternak sapi perah sebanyak 1374 KK. Dalam penelitian ini jumlah sampel 206  KK. Hasil  penelitian  ini  menunjukkan  rata-rata produktivitas  susu  di  Desa  Geger  13,8  liter  perhari.  Secara  umum  yang  langsung  berpengaruh  terhadap produktivitas susu sapi perah adalah faktor manusia meliputi frekuensi pemberian pakan, cara  memberi makan  dan frekuensi  pemberian minum.  Faktor geografis yang  berpengaruh  secara  tidak  langsung  adalah  ketinggian  tempat  dan temperatur, tetapi ketinggian tempat dan temperatur berpengaruh terhadap selera makan sapi.

Kata kunci : faktor, produktivitas, susu











Daftar isi


Kata Pengantar ii
Abstrak iii
Daftar isi iv
BAB I PENDAHULUAN 1
1.1 Latar Belakang 1
1.2 Rumusan Masalah 2
1.3 Tujuan Penulisan Makalah 2
BAB II PEMBAHASAN 3
2.1 Pengertian perternakan sapi 3
2.2 Pengertian Pertumbuhan Ekonomi 3
2.3 Perternakan sapi  dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi 4
2.4 Proses pemerahan susu sapi di desa geger 4
2.5 Perternakan sapi perah dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di desa geger 5
BAB III PENUTUP 7
3.1 Kesimpulan 7
3.2 Saran 7
Daftar pustaka 8


BAB I PENDAHULUAN

Latar Belakang
Pemberdayaan yang kini gencar menjadi program pengentasan kemiskinan oleh Pemerintah adalah pembangunan pada masyarakat desa. Pembangunan masyarakat desa dapat didefinisikan sebagai suatu proses di mana orang-orang secara bersama-sama dengan penjabat-penjabat pemerintah berusaha untuk memperbaiki keadaan perekonomian, sosial, dan kebudayaan dalam masyarakat yang bersangkutan, mengintegrasikan masyarakat ini dalam kehidupan bangsa dan dapat membantu membangun bangsa dan negara.
KUD merupakan jenis koperasi yang merupakan satu kesatuan  masyarakat desa yang didirikan oleh masyarakat desa sehingga dapat dikatan unit desa. kelompok tani yang berada didaerah dipedesaan yang  menjadi anggota maupun masyarakat umum yang mendirikan KUD itu. dengan mempertimbangkan wilayah atau sebuah desa Menteri Koperasi akan  mengelola sumber daya guna desa yang dirasanya cukup memiliki peluang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya dan kedepannya dapat berkembang terus. Koperasi menurut ketentuan yang termaksud dalam  pasal 1 ayat (1) UU RI No. 17 tahun 2012 adalah badan hukum yang  didirikan oleh orang perseorangan atau badan hokum koperasi, dengan pemisahan kekayaan para anggotanya sebagai modal untuk menjalankan 2 usaha, yang memenuhi aspirasi dan kebutuhan bersama dibidang ekonomi, sosial, dan budaya sesuai dengan nilai dan prinsip Koperasi.
Peternakan sapi perah pada umumnya di Indonesia yang ada saat ini  masih didominasi oleh peternakan tradisional. Usaha ternak sapi perah  sangat berperan dalam kehidupan penduduk pedesaan pada skala kecil yang  terbukti mampu membantu  meningkatkan pendapatan masyarakat. Usaha  peternak sapi perah merupakan sumber ekonomi yang sangat berarti bagi  petani peternak pedesaan. Salah satu daerah di Jawa Timur yang berpotensi sebagai pengembangan usaha peternak sapi perah adalah Kabupaten Tulungagung.Populasi peternak sapi perah dan jumlah ternak sapi perah paling banyak di Kecamatan Sendang tepatnya di desa geger. Desa geger berada dilereng-lereng gunung wilis dengan memiliki luas 1.609,8 Ha, yang di huni sebanyak 5.037 jiwa (laki-laki : 2.527 jiwa dan perempuan : 2.510jiwa), yang terbagi menjadi 1.615 kepala keluarga. Populasi peternak sapi perah yang ada didesa Geger Kecamatan Sendang adalah sebanyak 1.411KK pendistribusian susu terbagi dalam 2 lembaga koperasi di kecamatan sendang  yaitu koperasi KUD Tani Wilis dan Koptan Jasa Tirta.
KUD Tani Wilis bekerja sama dengan PT Nestle Indonesia yang ada di pasuruan dalam mendistribusikan susu yang diambil dari masyarakat peternak didesa geger maupun desa-desa yang lainnya dikecamatan Sendang. Susu tersebut digunakan sebagai bahan dasar makanan bayi, PT. Nestle akan melakukan test laboratorium ulang terhadap susu yang diterima dari KUD Tani Wilis dan Jika kualitaskualitas susu yang diterima jelek maka pihak KUD Tani Wilis akan menditribusikan susu ke KUD Jaya Abadi (Blitar) untuk digunakan sebagai bahan dasar pembuatan permen susu. Dengan potensi wilayah penghasil susu sapi yang paling banyak dikecamatan sedang desa geger dapat dijadikan peluang  bagi KUD Tani Wilis untuk membuat program Pemberdayaan masyarakat yang lebih efektif dalam meningkatkan perekonomian masyarakat peternak sapi perah yang ada di desa geger.

1.2 Rumusan Masalah
Apa itu perternakan sapi
Apa itu Pertumbuhan ekonomi
Mengapa perternakan sapi dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi
Bagaimana proses pemerahan susu sapi di desa geger
Bagaimana pengaruh perternakan sapi perah dapat meningkatkan pertumbuhan    ekonomi di desa geger
1.3 Tujuan Penulisan Makalah
Mengetahui pengertian perternakan sapi
Mengetahui Pertumbuhan ekonomi diperternakan sapi
Mengetahui seberapa perternakan sapi dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di desa geger
Menjelaskan cara pemerahan susu sapi di desa geger
Mengetahui peran perternakan sapi perah didesa geger dalam meningkatkan perekonomian di desa geger



BAB II PEMBAHASAN

2.1 Pengertian perternakan sapi

Peternakan adalah kegiatan mengembangbiakkan dan pemeliharaan hewan ternak untuk mendapatkan manfaat dan hasil dari kegiatan tersebut. Hewan yang banyak diternakkan di antaranya sapi, ayam. kambing, dan domba.Hasil peternakan di antaranya daging, susu, telur, dan bahan pakaian (seperti wol). Selain itu, kotoran hewan dapat menyuburkan tanah.
Sapi adalah hewan utama yang dijadikan sumber susu untuk dikonsumsi manusia. Hewan lain juga diambil susunya di berbagai kawasan dunia, termasuk kambing, domba, unta, kerbau, kuda, dan keledai.Hewan-hewan ternak perah telah didomestikasi dari habitat liarnya sejak lama, sehingga telah terjadi banyak pemuliaan sehingga memiliki sifat-sifat seperti kesuburan, produktivitas susu, kejinakan, dan kemampuan hidup di kondisi setempat. Awalnya, dan kini masih dilakukan di berbagai peternakan tradisional, sapi memiliki berbagai fungsi sekaligus. Sapi tidak hanya dipelihara untuk diperah tetapi juga sebagai sumber tenaga untuk membajak sawah, kotorannya digunakan untuk menyuburkan tanah, dan menghasilkan produk lain seperti daging, kulit, atau rambutnya yang dapat dicukur dan dipintal. Dalam peternakan modern, melalui pemuliaan muncul tipe-tepi sapi perah yang menghasilkan susu dalam jumlah sangat besar, seperti ras Sapi Holstein yang dikenal sangat ekonomis. Peternak dapat melakukan inseminasi buatan untuk mengawinkan hewan-hewan untuk menghasilkan keturunan unggul atau cocok dengan kondisi peternak.

2.2 Pengertian Pertumbuhan Ekonomi
Pertumbuhan Ekonomi adalah sebuah kondisi dimana meningkatnya pendapatan karena terjadi peningkatan produksi barang dan jasa. Peningkatan pendapatan tersebut tidak dikaitkan dengan tingkat pertumbuhan jumlah penduduk, dan dapat kita lihat dari output yang meningkat, perkembangan teknologi, dan berbagai inovasi di bidang sosial.
Pertumbuhan Ekonomi juga dapat diartikan sebagai suatu proses perubahan perekonomian negara dalam jangka waktu tertentu untuk menuju kondisi ekonomiyang lebih baik. Pertumbuhan ekonomi identik dengan kenaikan kapasitas produksi yang diwujudkan melalui kenaikan pendapatan nasional.

2.3 Perternakan sapi  dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi

Dalam upaya meningkatkan perekonomian peternak sapi perah KUD Tani Wilis mengadakan program pemberdayaan masyarakat dengan memberikan berbagai bantuan baik berupa modal maupun penyuluhan tentang usaha ternak sapi perah. Dengan harapan para Anggota pemberdayaan dapat meningkatkan pendapatannya. Dampak positif Pemberdayaan masyarakat oleh KUD Tani Wilis pada usaha ternak sapi perah didesa Geger Kecamatan Sendang Kabupaten Tulungagung adalah dapat meningkatkan perekonomianmasyarakat peternak. Hal ini dibuktikan dengan
keberhasilan terlaksannya program penyuluhan sehingga dapat menambah pengetahuan masyarakat untuk menjalankan usaha peternakan
berjalannya usaha peternakan sapi perah sampi saat ini memberikan aset produktif untuk masyarakat peternakdalam jangka panjang.
bertambahnya jumlah populasi ternak sapi, semakin banyak jumlah sapi yang dimiliki oleh masyarakat peternak semakin membantu meningkatkan pendapatan masyarakat.


2.4 Proses pemerahan susu sapi di desa geger

susu sapi mengandung semua bahan-bahan yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan sebagai bahan minuman yang sempurna. Ini disebabkan karena susu sapi mengandung zat makanan yang dibutuhkan seperti protein, lemak, karbohidrat, mineral, dan vitamin. Perbandingan kandungan gizinya bersifat optimal, mudah dicerna, dan tidak ada sisa yang terbuang sehingga apabila perawatan kebersihannya baik, air susu dapat diminum
Oleh karena itu, Sebelum membawa susu mereka ke pusat pengumpulan susu atau Milk Collection Point (MCP), peternak sapi perah harus melalui proses pemerahan susu yang tepat untuk memastikan hanya susu berkualitas terbaik yang didistribusikan ke koperasi.Adapun, penanganan susu yang baik meliputi:


Membersihkan dan mengeringkan putting (ambing) sapi dengan benar sebelum memeras susu.
Sebelum memeras susu, peternak sapi perah perlu memastikan bahwa ambing sapi sudah kering dan bersih. Ambing sapi yang kering dan bersih juga dapat memastikan akan lebih sedikit bakteri atau benda asing lain yang masuk ke dalam susu.
Standar milk can atau wadah penyimpanan susu harus bersih dan higienis.
Cara termudah untuk memastikan kebersihan milk can adalah dengan membersihkan di daerah MCP. Setiap MCP menyediakan air bersih, sabun, dan desinfektan untuk membersihkan kaleng susu.
Susu harus disaring sebelum dimasukkan ke dalam milk can.
Selain memastikan milk can harus higienis, peternak sapi perah perlu menggunakan saringan bersih sebelum susu dimasukkan ke dalam milk can. Penyaringan dilakukan untuk memastikan tidak ada benda asing yang masuk dan berpotensi merusak susu.
Susu pertama harus dibuang.
Sebelum memerah susu sapi, peternak perlu memastikan kandang sapi, alat, dan tangan harus bersih. Susu pertama yang dihasilkan dari pemerahan pertama perlu dibuang karena biasanya mengandung banyak bakteri. Susu ini tidak akan memenuhi syarat sebagai susu berkualitas di MCP.Setelah proses pemerahan dilakukan, peternak sapi perah akan membawa susu langsung ke MCP untuk diukur kuantitas dan kualitasnya.

2.5 Perternakan sapi perah dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di desa geger

Koperasi Unit Desa (KUD) sebagai wadah pusat pelayanan kegiatan perekonomian pedesaan harus didirikan serta dikembangkan dengan perhitungan dan perkembangan ekonomi yang membutuhkan pemikiran yang jauh ke masa depan. Koperasi Unit Desa (KUD) diharapkan dapat menjadi pusat pelayanan kegiatan perekonomian di daerah pedesaan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan nasional dan dibina serta dikembangkan secara terpadu.

Salah satu Koperasi Unit Desa (KUD) yang berada di Kabupaten Tulungagung tepatnya di Kecamatan Sendang yaitu Koperasi Unit Desa (KUD) “Tani Wilis” merupakan koperasi susu terbesar ketiga di Jawa Timur. Koperasi ini terbilang sudah lama berdiri dan masih tetap bisa bertahan dari perubahan-perubahan lingkungan internal maupun eksternalnya. Salah satu usaha yang dijalankan adalah peternakan sapi perah dan penampungan susu sapi perah dengan data tahunan yang lengkap, dimana daerah operasionalnya meliputi seluruh wilayah pemerintahan Kecamatan Sendang.
Koperasi Unit Desa (KUD) Tani Wilis sebagai sarana yang membantu meningkatkan perekonomian, dan dengan upaya-upaya pengembangan usaha peternakan sapi perah dimana hampir sebagian besar masyarakatnya bekerja di bidang pertanian dan peternakan. Koperasi Unit Desa (KUD) Tani Wilis berkerja sama dengan PT Nestle yang berada di Pasuruan, jadi susu yang telah dibeli Koperasi Unit Desa (KUD) Tani Wilis sebagian akan disetor atau didistribusikan ke Pasuruan untuk kemudian di produksi menjadi makanan bayi.
Perkembangan pada Koperasi Unit Desa (KUD) Tani Wilis telah mengalami peningkatan setiap tahunnya baik pada Volume Usaha maupun Sisa Hasil Usaha. Dengan Volume Usaha pada tahun 2012 sebesar 47 425 718 222.92 dan sampai pada tahun 2016 Volume Usaha mengalami peningkatan, dengan total Volume Usaha sebesar 78 751 891 990.60 dan Sisa Hasil Usaha dengan rata-rata sebesar 504 651 735.26. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi Koperasi Unit Desa (KUD) Tani Wilis untuk selalu berupaya meningkatkan Sisa Hasil Usaha dan kualitas koperasinya.
Terlepas dari permasalahan diatas, terdapat salah satu desa di Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung yaitu Desa Geger adalah salah satu daerah operasional dari Koperasi Unit Desa (KUD) Tani Wilis yang terletak di lereng gunung wilis dengan produksi susu sapi perah terbesar di wilayah Tulungagung. Peternak sapi perah merupakan penghasil dan penyumbang ekonomi warga terbesar yang sekaligus menjadi andalan warga Desa Geger. Hal ini didukung dengan kondisi Desa Geger yang selalu dingin dan cocok untuk peternakan sapi perah. Bagi warga Desa Geger, ternak sapi perah merupakan potensi yang sangat dominan dan dapat memenuhi kebutuhan hidup yang lebih menjanjikan.




BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan

Jadi dalam proses perekonomian di desa geger, kita dapat memanfaatkan susu sapi perah sebagai salah satu produksi untuk meningkatkan penghasilan dan menjadikan sebagai salah satu proses produksi yang dapat mengembangkan perekonomian di desa geger.

3.2 Saran

Untuk kesempurnaan dan tercapainya luaran dari karya ini, penulis merekomendasikan beberapa saran diantaranya:
Mengadakan penelitian pengembangan tentang keefektifan dari proses produksi susu sapi perah di desa geger dengan pengujian berdasar pada kondisi riel lingkungan
Mengimplementasikan dalam skala besar di desa geger yang sudah mengadakan proses produksi susu sapi perah.




.









Daftar pustaka

tipsserbaserbi.blogspot.com/2015/07/contoh-kata-pengantar-makalah-bahasa.html:/repo.iain-tulungagung.ac.id/13422/4/BAB%20I.pdf
www.researchgate.net/publication/320149157_FAKTOR_YANG_BERPENGARUH_TERHADAP_PRODUKTIVITAS_SUSU_SAPI_PERAH_DI_DESA_GEGER_KECAMATAN_SENDANG_KABUPATEN_TULUNGAGUNG_JURNAL_GEOGRAFI
id.wikipedia.org/wiki/Peternakan
www.maxmanroe.com/vid/bisnis/pertumbuhan-ekonomi.html